h1

:: Kaligrafi Islam

14 Februari 2008

Kata kaligrafi berasal dari bahasa Yunani yang artinya adalah “tulisan indah”. Dalam sejarah peradaban Islam, seni tulis huruf Arab yang isinya berupa potongan ayat Alqur’an atau Hadits Nabi SAW ini mempunyai tempat yang sangat istimewa. Setiap muslim percaya bahwa Bahasa Arab adalah bahasa yang digunakan oleh Tuhan ketika menurunkan Alquran kepada Nabi Muhammad SAW. Bahasa ini juga digunakan dalam seluruh tata peribadatan oleh kaum muslimin di seluruh dunia. Karena di dalam ajaran Islam lukisan berupa mahluk hidup adalah termasuk sesuatu yang dilarang, maka kaum muslimin mengeskpresikan gairah seninya antara lain lewat seni kaligrafi ini. Karya-karya kaligrafi ini banyak menjadi hiasan di banyak bidang, mulai dari bangunan, koin, seni dekoratif, permata, tekstil, senjata sampai manuskrip.

Meskipun sebenarnya Bahasa Arab telah berkembang jauh sebelum Islam lahir, tetapi bahasa ini menyebar dengan cepat sejalan dengan perkembangan agama Islam. Khalifah Abdul Malik (685-705 M) dari Bani Umayyah membuat sebuah keputusan politik yang sangat penting dalam bidang ini yaitu dengan menetapkan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi seluruh wilayah Islam, meskipun pada awalnya Bahasa Arab bukan bahasa yang dipakai di wilayah-wilayah tersebut.

Pada awalnya, kaligrafi Islam banyak ditulis di atas kulit atau daun lontar. Penemuan kertas di Cina pada pertengahan abad 9 M berperan cukup besar dalam perkembangan seni ini, kertas harganya relatif lebih murah, cukup melimpah, mudah dipotong dan dari sisi teknik pewarnaan lebih mudah daripada bahan-bahan yang dipakai sebelumnya.

Ibnu Muqla (886-940 M) adalah salah seorang kaligrafer terbaik pada masa awal perkembangan seni kaligrafi Islam. Dia mengembangkan prinsip-prinsip geometris dalam kaligrafi Islam yang kemudian banyak digunakan oleh para kaligrafer yang datang sesudahnya, dia juga berperan mengembangkan tulisan kursif yang di kemudian hari dikenal sebagai gaya Naskh yang banyak dipakia untuk menulis mushaf Alqur’an.

Hingga saat ini terdapat beberapa aliran utama dalam seni Kaligrafi Islam , antara lain ; Kufi, Ta’liq, Diwani, Thuluth, Naskh dan Riq’a.Seni kaligrafi Islam insya allah akan terus berkembang sampai akhir jaman nanti sebagaimana pemeluk Islam yang terus berkembang dan bergerak di seluruh permukaan bumi ini. Apakah Anda berminat dengan berbagai ukiran kaligrafi ? Hubungi kami ; aljohan@mail.com, Hp 085710793193 & 08888024422.

About these ads

6 komentar

  1. terima kasih kpd blogger.saya bisa buat tugas

    ::> edo
    alhamdulillah kalau bermanfaat


  2. tolong perlihatkan bagaimana mengukir kaligrafi islam.

    ::> ma n’ na
    Maaf nih belum ada gambarnya


  3. iya banyak alairannya, kalo sya hanya mencoba mengabadikan karya-karya indahnya untuk kemudian berbagi.

    hi, please visit our artworks in categories of Islamic calligraphy. It’s just another artworks, so the price is reliable.

    http://kacabidang.wordpress.com

    Painting process and method are reverse glass painting, this method takes for the purpose of exposing glossiness, elegance and keep the color paints from degradation by oldies. In pictures have a background I creates some natural painting methods that can creates such as fractal.

    Thank you for your interest in our artworks,


  4. sejarahx krg lengkap

    ::> eka
    Makasih Mas, maunya gitu, tapi belum sempat..


  5. tlg sejarahx lbh di lengkapi lg

    ::> eka
    Insyaallah Mas Eka, doakan ya…


  6. diantara khat koufi murraba dan muasyak..lianya beda sama khat jukrufiyah.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: